Rabu, 20 Februari 2013

MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI MAN 2 BOJONEGORO


 
MAN 2 Bojonegoro memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1434 H pada 26/01/2013 kemarin. Dihadiri oleh para guru, pegawai dan seluruh siswa MAN 2 Bojonegoro pada peringatan kali ini, yang bertemakan " Kita tingkatkan cinta Rosulullah dengan bersholawat untuk meraih syafaat Rosulullah". Sambutan dari Kepala Sekolah MAN 2 Bojonegoro Bapak Agung Hidayatullah,M.Pd.I mengingatkan dengan maulid kita tingkatkan kualitas belajar dan bekerja " ketika kita belajar atau bekerja bisa sambil sholawat dalam hati". Sekaligus mengingatkan kita pentingnya untuk mengikuti atau mencontoh sifat keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk mempraktekan dalam kehidupan kita. 

Dalam acara maulid ini, juga turut mengundang beliau Kyai H. Madzuri dari Soko Tuban. Dalam ceramahnya beliau menceritakan kisah dan sifat nabi Muhammad SAW. Kisah nabi Muhammad SAW patut diteladani karena kita sebagai kaum beliau. 

Seperti yang terdapat ayat berikut :  
“Waatiullaha wa rosula la allakum tur khamun” 
Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.(QS. Al Imron :132). 

Kemudian perintah tersebut diiringi lagi dengan perintah supaya kaum muslimin selalu taat dan patuh kepada perintah Allah dan Rasul Nya karena dengan menaati Allah dan Rasul Nya itulah mereka akan dapat limpahan rahmat daripada-Nya dan dapat hidup berbahagia di dunia dan di akhirat. Sifat-sifat yang dimiliki Rosulullah SAW seperti halnya shidiq(benar), amanah(dapat dipercaya), tabligh(menyampaikan), fathonah (memiliki kecerdasan). Rosulullah SAW dapat menyampaikan 6.236 ayat Al Qur’an kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadits membutuhkan kecerdasan yang luar biasa. Nabi harus mampu menjelaskan firman-firman Allah kepada kaumnya sehingga mereka mau masuk ke dalam Islam. Nabi juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya. Apalagi Nabi mampu mengatur umatnya sehingga dari bangsa Arab yang bodoh dan terpecah-belah serta saling perang antar suku, menjadi satu bangsa yang berbudaya dan berpengetahuan dalam 1 negara yang besar yang dalam 100 tahun melebihi luas Eropa. 

Melanjutkan dari acara maulid beliau juga mengajak semuanya untuk beristighosah bersama-sama semoga dalam mengahadapi ujian diberikan kelancaran, kemudahan, dan mendapatkan hasil yang baik. Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk memperingati saja, akan tetapi mari kita sebagai umat Islam agar memaknai hari Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ajang intropeksi diri apakah kita sudah menjalankan Sunnah Rasulullah Oleh karena itu dengan kembali merenung tentang sosok Rasulullah maka mari kita sebagai umatnya untuk berusaha menanamkan sifat-sifat terpuji dalam diri kita agar segala prilaku kita seperti Nabi Muhammad SAW. (A.Basith)